Minggu, 11 April 2010

Monumen Nasional Keadilan



MAKNA MONUMEN NASIONAL “KEADILAN”

TERINSPIRASI DARI KASUS BIBIT CHANDRA,
PRITA & KASUS KETIDAKADILAN LAINNYA


SPESIFIKASI :

• Tinggi Monumen ± 5 M.
• Panjang dan Lebar tapak Monumen ± 6,5 x 3 M
• Dinding dan tapak terbuat dari batu granit, batu alam.
• Lis motif terbuat dari kuningan.
• Koin terbuat dari bahan kuningan, tembaga dan stainless steel dengan ukuran lebih besar, berbentuk serta warna sesuai koin yang ada di Indonesia.


KOIN : Mencerminkan masyarakat kecil, yang Peduli dan turut serta untuk menegakkan keadilan dengan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat.

TANGAN : Mencerminkan kebersamaan pada satu tujuan mulia untuk menciptakan keadilan yang merata di Indonesia.

RANTAI : Mencerminkan melepaskan belenggu dari ketidakadilan. mafia hukum korupsi dan kezaliman yang telah terjadi selama ini di Indonesia.

TIMBANGAN : Mencerminkan keadilan yang semestinya dan merata.

KOBARAN API : Mencerminkan semangat tetap menyala dan tidak akan padam selamanya.

BATU KARANG : Mencerminkan kokohnya NKRI walaupun diterjang gelombang,
dihantam badai tetap tegar dan bersatu.

AIR : Mencerminkan sumber kehidupan yang sangat dibutuhkan
membawa kesejukan murni dan abadi, mengalir ke seluruh Indonesia.

ACRALIK BENING : Mencerminkan keterbukaan, keikhlasan dan kejujuran hati yang murni.

MOTIF KESELURUHAN : Berbeda-beda dengan tujuan yang sama, untuk menciptakan “KEADILAN”
yang dapat membawa KESEJAHTERAAN SELURUH BANGSA INDONESIA.



Sesuai Talk Show kami pada tanggal 18 Desember 2009 pagi di TV One, awalnya kami ingin menukar koin bantuan untuk PRITA ± 650 juta yang akan dijadikan Monumen Nasional Keadilan milik Bangsa Indonesia, tetapi tidak dibenarkan oleh Bank Indonesia karena melanggar Undang-Undang.

NOTE : Dapat dirubah jika ada masukan dan saran yang sesuai dan lebih baik.


0 komentar: